Wednesday, January 6, 2016

MENDONGKRAK PRODUKSI SAWIT DENGAN PUPUK ORGANIK "BIOPLAM".

I. Tujuan utama pemupukan kelapa sawit:
1. Mencukupi kebutuhan tanaman untuk tumbuh, berkembang dan berproduksi.
2. Menggantikan sejumlah unsur hara yang hilang karena pencucian dan terangkut (dikonversi) melalui produk yang dihasilkan berupa Tandan Buah Segar (TBS).
3. Memperbaiki kondisi yang tidak menguntungkan atau mempertahankan kondisi tanah yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit.
II. Jenis-jenis pupuk sawit
Secara garis besar, ada 2 jenis pupuk sawit:
1. Pupuk anorganik.
Diperlukan oleh tanaman dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan unsur hara makro tanaman: - Unsur N dipenuhi dengan pemupukan urea. - Unsur P dari pemupukan TSP. - Unsur K dari pemupukan KCl. - Selain itu ketiga unsur tersebut bisa dicukupi dengan pupuk anorganik majemuk, yaitu pupuk NPK compound.
2. Pupuk organik.
Diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi ini tetap mutlak harus diberikan karena unsur hara mikro sangat menentukan terhadap mutu panen, kualitas buah, daya simpan buah dan rendemen yang dihasilkan. - Pupuk organik untuk sawit sebaiknya adalah pupuk organik yang benar-benar berkualitas sehingga produksi TBS dan rendemennya bisa maksimal. - Selain berkualitas baik, pupuk organik untuk kelapa sawit harus dalam bentuk pupuk yang sudah menggunakan teknologi, artinya tidak dalam bentuk ruah yang besar yang menimbulkan biaya aplikasi yang besar pula. - Pupuk organik untuk sawit harus dalam bentuk yang memungkinkan aplikasinya lebih efektif dan efisien mengingat luasnya lahan kelapa sawit.
III. 70% - 90% Pupuk tebar dan pupuk tablet hilang setelah aplikasi.
IV. Keuntungan pemupukan secara infus
Pemupukan infus adalah pemupukan langsung pada batang tanaman kelapa sawit ( seperti metoda infus pada manusia) yang dimaksudkan untuk memberi KEPASTIAN PENYERAPAN atas sejumlah kebutuhan unsur hara bagi tanaman, tanpa adanya kehilangan akibat dari pencucian dan penguapan seperti pada pemupukan dengan cara konvensional.
Dengan sistim ini, pemupukan menjadi memenuhi kriteria 3 T, yaitu:
- TEPAT DOSIS.
- TEPAT TEMPAT.
- TEPAT APLIKASI.
Keuntungan pemupukan secara infus:
o Penyerapan unsur hara oleh tanaman menjadi sangat efektif.
o Penggunaan material pupuk lebih efisien.
o Penghematan biaya pemupukan yang signifikan.
o Kemudahan dalam aplikasi pemupukan.
o Ramah Lingkungan.
V. Cara pemupukan secara infus
1. Pelubangan Batang.
- Tinggi Lubang:
Pelubangan Batang pohon kelapa sawit dilakukan dengan cara pengeboran dengan titik ketinggian 90 cm dari dasar batang atau dari atas tanah tempat berdirinya batang.
- Diameter lubang:
Diameter lubang berukuran ½ inci.
- Sudut kemiringan:
Sudut kemiringan harus 45° mengarah ke bawah.
- Kedalaman Lubang:
Kedalaman lubang tidak lebih dari 13 inci.
2. Bahan dan alat.
- Pipa Pralon berukuran ½ inci dengan panjang 11 inci, yang diujungnya berulir untuk diberi penutup.
- Alat bor.
- Mata bor ukuran ½ inci dengan panjang minimum 25 cm.
- Martil untuk memasukan pralon.
- Gergaji pipa.
3. Pemasangan Pipa.
- Pipa pada Batang hanya dimasukan sedalam 9 inci.
- Bagian pipa yang berulir, muncul di permukaan batang sepanjang 2 inci.
- Penutup pipa dipasangi kawat lunak yang kemudian diikat pada bagian pipa yang muncul.
VI. Biopalm : pupuk sawit infus organik
- Termasuk golongan pupuk mikro organik. Digunakan sebagai pelengkap, bukan menggantikan pupuk makro anorganik yang biasa dipakai di perkebunan sawit.
- Tidak mengandung mikroba hidup, sehingga lebih stabil dan tahan terhadap pestisida.
- Diproses dengan teknologi BCP (Biological Complexation Process). Teknologi tinggi yang membuat hasil pemupukan maksimal.
- Telah terbukti cocok di berbagai iklim.
- Meningkatkan kualitas & hasil panen sawit (sekitar 30%).
- Memperbaiki kemampuan tanaman dalam memanfaatkan unsur hara sehingga tanaman jadi sehat, tidak mudah mati & tumbuh baik.
- Memacu fotosintesa.
- Tanaman lebih tahan terhadap hama & penyakit.
- Standard mutu pembuatan & pengemasan yang ketat.
- Telah diteliti & dikembangkan di laboratorium selama 25 tahuN
VII. Cara aplikasi Biopalm
1. Masukkan dalam lubang infus 10 cc Biopalm.
2. Lubang infus ditutup kembali.
3. Lakukan sejak masa pertumbuhan intensif,sebelum berbunga atau sejak berbuah.
4. Pemupukan diulang sekali dalam sebulan.
VII. Testimoni
10 Ml Biopalm tanpa campuran air di masukan kedalam batang sawit dengan cara diinfus.
Aplikasi Biopalm dapat dilakukan setelah sawit berbuah.
Efek yang terjadi setelah 6 bulan:
- Berat per tandan bisa mencapai 28 - 30 kg.
- Berdasarkan pengalaman petani di lapangan untuk lahan seluas 2 ha (1 petak), hasil panen bisa mencapai 7 ton/bulan.
- bahkan bisa 3 kali turun buah per bulan.
- Rata-rata peningkatan hasil panen bisa mencapai 31%.
Dan Tetap menggunakan Pupuk Dasar.

No comments:

Post a Comment