Wednesday, January 6, 2016

CARA MENINGKATKAN HASIL PANEN KELAPA SAWIT

Berkebun kelapa  sawit adalah salah satu tanaman yang menguntungkan .jika kita memiliki tanah 2 hektar saja  yang ditanami kelapa sawit sangat lah membuat cerah masa depan dan dapat memenuhi kebutuhan perekonomoian sehari-hari bahkan bisa   mengantar anak-anak sekolah kejenjang yang lebih tinggi. memiliki tanaman kelapa sawit tidak lah terlalu sulit dan merepotkan seperti yang anda bayangkan. banyak sekali memberi keuntungan bagi pemilik kebun kelapa sawit, penghasilannya lumayan biasanya dengan luas tanah 2 hektar saja bisa memberi gaji kepada kita 4 juta sampai 6 juta perbulan tergantung juga kepada produksi panen dan harganya juga.biasanya hasil produksi hasil  panen lumayan kalau kita bisa merawat dengan baik bahkan bisa mencapai 4 ton bahkan 6 ton perbulan dengan 4 kali panen dalam seminggu. biasanya harga sawit saat ini turun naik dan tidak menentu kadang 1000/ kilio kadang sampai 1500 perkilonya.

menurut kawan yang ada di pekan baru pernah bercerita pada saya penghasilan kelapa sawitnya dalam sebulan bisa mencapai 4 ton lebih bahkan 6 ton lebih di saat buahnya tidak lagi trek. saban bulan dia bisa mengantongi gaji 5 juta bahkan 7 juta sebulan. katanya dengan tidak merepotkan sekali setiap hari paling cuma membutuhkan perawatannya sekali sebulan setelah itu kita goyang lutut aja dirumah katanya tidak seperti tanaman lain, bahkan dia sempat menyekolahkan anaknya tinggi berkat perkebunan ini alaham dulillah dia telah dapat membeli kendaraan dan tidak susah lagi hidupnya seperti dulu. katanya memiliki perkebunan kelapa sawit agar hasil buahnya meningkat terus seperti apa yang kita inginkan perlu juga memperhatikan cara merawatnya. berikut tips nya dibawah ini cara meningkatkan hasil panen kelapa sawit ;

1.Buatlah tapak timbunan di sekeliling batang kelapa sawit dengan cara melambuk dan membersihkan piring-piringnya atau bisa juga bekas tanah cangkulnya ditimbunkan pada pangkal batang nya. agar pemupukan nanti biar akar-akar kelapa sawit menyerap pupuk tersebut.

2. Setelah itu lakukan penunasan kelapa sawit yang agak mulai menonjol pelepahnya kebawah harus kita buang pada pasar mati.

3. Setelah melakukan penunasan barulah di kasih pupuk UREA misalnya, TSP, KESRIT,  MOP, bahkan pupuk kandang kalau bisa, biasanya pemupukan di lakukan sekali dalam waktu 6 bulan.

4. lalu untuk menambah berat buah tandan sebaiknya sekali setahun berilah pupuk borat dengan cara menggali 3 lobang kecil lalu masuk pupuk tersebut sebayak 3 sendok makan .

5. banyak yang tidak tahu sebelumnya ada cara lain lagi yang bisa meningkatkan hasil buah tandan ya itu dengan memanfaat kan sisa makana sayur atau gulai yang sudah basi lalu disiramkan pada batangnya juga dapat menambah kesuburan tanaman.

6. lakukan pembersihan perkebunan apakah itu dengan semprotan atau tebas.

7. perlu sedikit tambahan dari saya itu terserah anda sedekahkan lah hasilnya sedikit dari pendapatananda insya allah tuhan menambah rezeki anda dan meningkatkan hasil panen juga. aminn...

            Nah selesai sudah tugas kita sampai di sini sekarang kita bisa bersantai -santai dirumah sambil menunggu hasil panen.ini lah yang dapat saya sampaikan dalam postingan saya kali ini atas dan sarannya
silahkan beri komentar dibawah ini, insya allah saya akan menjawab komentar saudara-saudara demikian dan terima kasih.

MENDONGKRAK PRODUKSI SAWIT DENGAN PUPUK ORGANIK "BIOPLAM".

I. Tujuan utama pemupukan kelapa sawit:
1. Mencukupi kebutuhan tanaman untuk tumbuh, berkembang dan berproduksi.
2. Menggantikan sejumlah unsur hara yang hilang karena pencucian dan terangkut (dikonversi) melalui produk yang dihasilkan berupa Tandan Buah Segar (TBS).
3. Memperbaiki kondisi yang tidak menguntungkan atau mempertahankan kondisi tanah yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit.
II. Jenis-jenis pupuk sawit
Secara garis besar, ada 2 jenis pupuk sawit:
1. Pupuk anorganik.
Diperlukan oleh tanaman dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan unsur hara makro tanaman: - Unsur N dipenuhi dengan pemupukan urea. - Unsur P dari pemupukan TSP. - Unsur K dari pemupukan KCl. - Selain itu ketiga unsur tersebut bisa dicukupi dengan pupuk anorganik majemuk, yaitu pupuk NPK compound.
2. Pupuk organik.
Diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi ini tetap mutlak harus diberikan karena unsur hara mikro sangat menentukan terhadap mutu panen, kualitas buah, daya simpan buah dan rendemen yang dihasilkan. - Pupuk organik untuk sawit sebaiknya adalah pupuk organik yang benar-benar berkualitas sehingga produksi TBS dan rendemennya bisa maksimal. - Selain berkualitas baik, pupuk organik untuk kelapa sawit harus dalam bentuk pupuk yang sudah menggunakan teknologi, artinya tidak dalam bentuk ruah yang besar yang menimbulkan biaya aplikasi yang besar pula. - Pupuk organik untuk sawit harus dalam bentuk yang memungkinkan aplikasinya lebih efektif dan efisien mengingat luasnya lahan kelapa sawit.
III. 70% - 90% Pupuk tebar dan pupuk tablet hilang setelah aplikasi.
IV. Keuntungan pemupukan secara infus
Pemupukan infus adalah pemupukan langsung pada batang tanaman kelapa sawit ( seperti metoda infus pada manusia) yang dimaksudkan untuk memberi KEPASTIAN PENYERAPAN atas sejumlah kebutuhan unsur hara bagi tanaman, tanpa adanya kehilangan akibat dari pencucian dan penguapan seperti pada pemupukan dengan cara konvensional.
Dengan sistim ini, pemupukan menjadi memenuhi kriteria 3 T, yaitu:
- TEPAT DOSIS.
- TEPAT TEMPAT.
- TEPAT APLIKASI.
Keuntungan pemupukan secara infus:
o Penyerapan unsur hara oleh tanaman menjadi sangat efektif.
o Penggunaan material pupuk lebih efisien.
o Penghematan biaya pemupukan yang signifikan.
o Kemudahan dalam aplikasi pemupukan.
o Ramah Lingkungan.
V. Cara pemupukan secara infus
1. Pelubangan Batang.
- Tinggi Lubang:
Pelubangan Batang pohon kelapa sawit dilakukan dengan cara pengeboran dengan titik ketinggian 90 cm dari dasar batang atau dari atas tanah tempat berdirinya batang.
- Diameter lubang:
Diameter lubang berukuran ½ inci.
- Sudut kemiringan:
Sudut kemiringan harus 45° mengarah ke bawah.
- Kedalaman Lubang:
Kedalaman lubang tidak lebih dari 13 inci.
2. Bahan dan alat.
- Pipa Pralon berukuran ½ inci dengan panjang 11 inci, yang diujungnya berulir untuk diberi penutup.
- Alat bor.
- Mata bor ukuran ½ inci dengan panjang minimum 25 cm.
- Martil untuk memasukan pralon.
- Gergaji pipa.
3. Pemasangan Pipa.
- Pipa pada Batang hanya dimasukan sedalam 9 inci.
- Bagian pipa yang berulir, muncul di permukaan batang sepanjang 2 inci.
- Penutup pipa dipasangi kawat lunak yang kemudian diikat pada bagian pipa yang muncul.
VI. Biopalm : pupuk sawit infus organik
- Termasuk golongan pupuk mikro organik. Digunakan sebagai pelengkap, bukan menggantikan pupuk makro anorganik yang biasa dipakai di perkebunan sawit.
- Tidak mengandung mikroba hidup, sehingga lebih stabil dan tahan terhadap pestisida.
- Diproses dengan teknologi BCP (Biological Complexation Process). Teknologi tinggi yang membuat hasil pemupukan maksimal.
- Telah terbukti cocok di berbagai iklim.
- Meningkatkan kualitas & hasil panen sawit (sekitar 30%).
- Memperbaiki kemampuan tanaman dalam memanfaatkan unsur hara sehingga tanaman jadi sehat, tidak mudah mati & tumbuh baik.
- Memacu fotosintesa.
- Tanaman lebih tahan terhadap hama & penyakit.
- Standard mutu pembuatan & pengemasan yang ketat.
- Telah diteliti & dikembangkan di laboratorium selama 25 tahuN
VII. Cara aplikasi Biopalm
1. Masukkan dalam lubang infus 10 cc Biopalm.
2. Lubang infus ditutup kembali.
3. Lakukan sejak masa pertumbuhan intensif,sebelum berbunga atau sejak berbuah.
4. Pemupukan diulang sekali dalam sebulan.
VII. Testimoni
10 Ml Biopalm tanpa campuran air di masukan kedalam batang sawit dengan cara diinfus.
Aplikasi Biopalm dapat dilakukan setelah sawit berbuah.
Efek yang terjadi setelah 6 bulan:
- Berat per tandan bisa mencapai 28 - 30 kg.
- Berdasarkan pengalaman petani di lapangan untuk lahan seluas 2 ha (1 petak), hasil panen bisa mencapai 7 ton/bulan.
- bahkan bisa 3 kali turun buah per bulan.
- Rata-rata peningkatan hasil panen bisa mencapai 31%.
Dan Tetap menggunakan Pupuk Dasar.

CARA MEMBUAT BUAH SAWIT BERAT DAN BESAR

cara memupuk sawitKelapa sawit adalah salah satu tanaman komoditi yang sangat menjanjikan dan memberikan keuntungan yang lumayan besar. Keuntungan yang akan anda peroleh di dalam menanam kelapa sawit ini akan lebih optimal ketika anda bisa memberikan nutrisi yang tepat bagi pertumbuhan kelapa sawit ini. Walaupun kelapa sawit adalah tanaman keras, bukan berarti bahwa pohon ini tidak perlu dirawat dengan intensif. Justru dengan perawatan yang intensif dan tepat, akan bisa memaksimalkan hasil dari budidaya kelapa sawit ini.
Untuk perawatan, biasanya yang dilakukan adalah pemebrsihan pada bagian piringan kelapa sawit agar buah kepala sawit tersebut tidak terkena serangan hama. Yang dimaskud dengan piringan adalah, sebuah bulatan yang ada di sekeliling pohon yang mana tak boleh ditumbuhi oleh rumput.
Selain perawatan dengan membersihkan rumput, pemupukan yang tepat juga penting untuk memaksimalkan hasil panen. Memupuk sawit tidak boleh diberikan dengan sembarangan, dan waktu pemupukan juga tidaklah setiap hari. Pada umumnya pemupukan sawit dilakukan saat curah hujan kecil dan tidak boleh dipupuk ketika musim hujan. Pupuk ini diberikan agar bisa memperbaiki keasaman dari tanah tempat tumbuh kelapa sawit.

AWAS..!!! JANGAN MENUTUP RAPAT KACA MOBIL SAAT PERTAMA MENYALAKAN AC..!!! KARENA BERBAHAYA.. INI AKIBATNYA...



Ternyata Salah Satu Penyebab Kanker Ada Dalam Mobil Anda AWAS KANKER.... !! MASUK MOBIL JANGAN LANGSUNG MENYALAKAN AC

SHARE KEPADA SAHABAT, KELUARGA DAN KENALAN TERCINTA Kota-kota di Indonesia sekarang ini sangat panas, masuk mobil jangan segera nyalakan AC.

Udara dari semprotan AC bercampur dengan hawa dalam mobil yang 'ngelekep', dapat menyebabkan hawa yang mengakibatkan kanker, apabila dihirup.

Mau naik mobil?

Buka seluruhnya kaca, lantas nyalakan AC sepanjang sebagian menit, baru kemudikan kendaraan serta tutup kaca-kacanya kembali. Tak heran, makin beberapa orang wafat lantaran kanker. Kita bertanya-tanya dari tempat mana saja pemicunya?

Di sini ada suatu misal yang menuturkan insiden-insiden yang bisa mengakibatkan kanker. Menurut suatu riset, dashboard mobil, sofa, pengharum mobil membuahkan Benzene, toksin pemicu kanker (karsinogen).

Luangkanlah saat serta amatilah bau plastik dashboard yang terserang panas.

Selain mengakibatkan Kanker, Benzene meracuni tulang-tulang anda, mengakibatkan Anemia serta turunkan jumlah sel darah putih. Apabila terhirup terus-menerus dalam periode waktu yang lama bisa mengakibatkan Leukemia, menaikkan kemungkinan pemicu kanker.

Tingkat Benzene didalam ruang yang dapat ditolerir sebesar 50mg/ft2. Suatu mobil yang terparkir didalam ruang dengan jendela tertutup bakal memiliki kandungan 400-800 mg Benzene.

Bila parkir diluar ruang di bawah cahaya matahari pada temperatur 15 derajat ke atas, tingkat Benzene naik sampai 2000-4000 mg, 40x dari tingkat Benzene yang dapat ditolerir.

Beberapa orang yang pada saat masuk ke mobil, tak buka jendela sekalipun, harus bakal hirup banyak toksin yang dengan amat cepat masuk ke badan anda. Benzene yaitu toksin yang memengaruhi ginjal serta hati.

Buruknya, sangat susah untuk badan untuk membasmi toksin-racun itu.

Jadi Anda sekalian, bukalah pintu serta jendela mobil saat sebelum masuk, berilah saat untuk toksin-racun mematikan ini keluar, saat sebelum Anda masuk dalam mobil.

Wednesday, December 30, 2015

Cara menanam cabe dalam polybag


cara-menanam-cabe
Cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat berfluktuasi. Apalagi menjelang hari-hari besar seperti lebaran, harga cabe pasti melonjak tinggi. Hal ini yang memancing orang untuk menanam cabe, baik untuk dijual maupun sekadar untuk persediaan sendiri. Sayangnya bagi yang tinggal diperkotaan ketersedian lahan untuk bercocok tanam sangat terbatas. Namun hal ini bisa disiasati dengan menanam cabe dalam pot atau polybag.
Cara menanam cabe dalam pot atau polybag cukup mudah dilakukan. Menanam cabe bisa dilakukan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Secara umum menanam cabe bisa dilakukan pada ketinggian 0-2000 meter diatas permukaan laut. Suhu optimal bagi tanaman cabe ada pada kisaran 24-27oC, namun masih bisa tahan terhadap suhu yang lebih dari itu. Sifat tersebut tergantung dari jenis varietas cabe.
Salah satu jenis cabe yang cocok untuk ditanam di pekarangan adalah cabe kerting. Jenis ini relatif lebih tahan terhadap iklim tropis dan rasanya pedas banyak disukai di pasaran. Berikut ini kami paparkan tentang cara menanam cabe keriting dalam polybag.

Pemilihan benih

Di pasaran banyak macam varietas cabe keriting, mulai dari hibrida hingga varietas lokal. Cara menanam cabe lokal dan hibrida tidak mempunyai perbedaan yang berarti. Hanya saja beberapa cabe hibrida dianjurkan dirawat dengan produk-produk obat-obatan tertentu. Varietas hibrida banyak didatangkan dari Taiwan dan Thailand, sedangkan varietas lokal banyak ditanam di Rembang, Kudus, hingga Tanah Karo, Sumatera Utara.
Saat ini terdapat varietas lokal hasil seleksi, produktivitasnya pun lebih baik daripada varietas lokal tanpa seleksi. Benihnya dijual dalam kemasan kaleng seperti tampar yang diproduksi Sang Hyang Sri. Dari segi teknis, cara menanam cabe keriting lokal lebih sederhana dan anti ribet dibanding cara menanam cabe hibrida. Cabe lokal lebih adaptif dengan kondidi lingkungan dibanding cabe hibrida. Hanya saja produktivitasnya masih kalah dari hibrida.

Penyemaian benih

Cara menanam cabe dalam polybag sebaiknya tidak langsung dilakukan dari benih atau biji. Pertama-tama benih cabe harus disemaikan terlebih dahulu. Proses penyemaian ini gunanya untuk menyeleksi pertumbuhan benih, memisahkan benih yang tumbuhnya kerdil, cacat atau berpenyakit. Selain itu juga untuk menunggu kesiapan bibit sampai cukup tahan ditanam di tempat yang lebih besar.
Tempat persemaian bisa berupa polybag ukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah. Untuk melihat lebih detail silahkan baca cara membuat media persemaian. Cara yang paling ekonomis adalah dengan menyiapkan petakan tanah untuk media persemaian.
Buat petakan tanah dengan ukuran secukupnya, campurkan kompos dengan tanah lalu aduk hingga rata. Butiran tanah dibuat sehalus mungkin agar perakaran bisa menembusnya dengan mudah. Buat ketebalan petakan tersebut 5-10 cm, diatasnya buat larikan dengan jarak 10 cm.
Masukkan benih cabe dalam larikan dengan jarak 7,5 cm kemudian siram untuk membasahi tanah dan tutup dengan abu atau tanah. Setelah itu tutup dengan karung goni basah selama 3-4 hari, pertahankan agar karung goni tetap basah. Pada hari ke-4 akan muncul bibit dari permukaan tanah, kemudian buka karung goni. Sebaiknya petakan ditudungi dengan plastik transparan untuk melindungi bibit cabe yang masih kecil dari panas berlebih dan siraman air hujan langsung. Tanaman cabe siap dipindahkan ke polybag besar setelah berumur 3-4 minggu, atau tanaman telah mempunyai 3-4 helai daun.

Penyiapan media tanam

Pilih polybag yang berukuran diatas 30 cm, agar media tanam cukup kuat menopang pertumbuhan tanaman cabe yang rimbun. Selain polybag, bisa juga digunakan pot dari jenis plastik, semen, tanah, atau keramik. Atau bisa juga menggunakan wadah-wadah bekas yang tidak terpakai lagi, beri lubang pada dasar wadah untuk saluran drainase.
Cara menanam cabe dalam polybag bisa menggunakan media tanam dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam, dan lain-lainnya. Silahkan baca cara membut tanaman ke polybag untuk penjelasan lebih detail.
Beberapa contoh komposisi media tanam diantaranya adalah (1) Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2:1, (2) Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1, atau (3) Campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1. Apabila menggunakan pupuk kandang, sebaiknya pilih pupuk yang telah matang. Lihat jenis dankarateristik
Buat media tanam sehalus mungkin dengan cara mengayaknya. Campurkan sekitar 3 sendok NPK dalam setiap polybag. Aduk hingga campuran tersebut benar-benar rata. Lapisi bagian dalam polybag dengan sabut kelapa, pecahan genteng, atau pecahan styrofoam. Gunanya agar air tidak menggenangi daerah perakaran tanaman.
Cara menanam cabe dalam polybag

Pemindahan bibit

Setelah bibit tanaman dan media tanam siap, pindahkan bibit tanaman cabe dari tempat persemaian kedalam polybag. Lakukan pekerjaan ini saat pagi hari atau sore hari, dimana matahari tidak terlalu terik untuk menghindari stres pada tanaman.
Lakukan pemindahan bibit dengan hati-hati, jangan sampai terjadi kerusakan pada perakaran tanaman. Buat lubang tanam pada polybag sedalam 5-7 cm. Apabila persemaian dilakukan di atas polybag atau daun pisang, copot polybag dan daun pisang lalu masukan seluruh tanah dalam tempat persemaian kedalam lubang tanam. Apabila persemaian dilakukan di atas petak tanah atau tray, pindahkan dengan tanah yang menempel pada perakaran dan masukkan kedalam lubang tanam.

Pemeliharaan dan perawatan

  • Pemupukan, berikan pemupukan tambahan dengan dosis satu sendok makan NPK per polybag setiap bulannya. Atau apabila ingin menanam cabe secara organik, sebagai gantinya semprotkan pupuk organik cair pada masa pertumbuhan daun dan pertumbuhan buah. Tambahkan satu kepal kompos atau pupuk kandang kambing pada saat tanaman mau berbuah.
  • Penyiraman, tanaman cabe sebaiknya disiram sekurang-kurangnya 3 hari sekali. Apabila matahari bersinar terik, siram tanaman setiap hari.
  • Pengajiran, setelah tanaman cabe tumbuh sekitar 20 cm, berikan ajir bambu. Ajir ini berguna untuk menopang tanaman agar berdiri tegak.
  • Perompesan, tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya dihilangkan (dirompes). Perompesan dimulai pada hari ke-20 setelah tanam, perompesan biasanya dilakukan tiga kali hingga terbentuknya cabang. Gunanya agar tanaman tidak tumbuh kesamping ketika batang belum terlalu kuat menopang.
  • Hama dan penyakit, penggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan apabila tanaman terlihat terserang hama atau sakit. Apabila terlihat ada hama putih semprot dengan pestida, bila terlihat ada bakal ulat semprot dengan insektisida secukupnya, kalau terlihat jamur gunakan fungisida. Untuk bercocok tanam cabe organik gunakan pestisida alami, silahkan lihat dicara membuat pestisida organik
cara-menanam-cabe

Pemanenan

Umur cabe dari mulai tanam hingga panen bervariasi tergantung jenis varietas dan lingkungan. Masa panen terbaik adalah saat buah belum sepenuhnya berwarna merah, masih ada garis hijaunya. Buah seperti ini sudah masuk bobot yang optimal dan buah cabe masih bisa tahan 2-3 hari sebelum terjual oleh pedagang di pasar. Waktu panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah embun kering. Hindari waktu panen pada malam dan siang hari.
Tutorial  cara menanam cabe ini cocok diterapkan pada pertanian sekala kecil atau lahan pekarangan. Bisa diterapkan juga untuk pertanian vertikultur atau urban farming. Semoga bermanfaat.